Sedangkan pemerintah dan tengkulak membeli hasil pertanian (pak tani) begitu murah meriah, seakan-akan ada yang dibelakang layar dengan semena-mena menurunkan atau menaikan harga pangan, siapa kah DIA ?
Dan mengapa hasil jeri payah anak negeri tidak di terima di negara-nya sendiri ?
(mendingan import untuk menguntungkan negara lain tanpa di kenakan bea cukai) dan yang untung adalah perusahan (pengusaha) yang ditunjuk oleh pemerintah dalam mengimport beras dari vitnam.
Mengapa bukan kelompok tani yang menjadi perusahan pengimport beras ?
Hemat saya, pak tani membutuhkan perlindungan (proteksi) dari pemerintah sebab negara kita adalah negara agraris dan maritim, dan pemerintah mempermudah distribusi produksi, kecukupan pupuk dan liannya yang dibutuhakan oleh pak tani, sedangkan penentu harga pokok produksi adalah petani dan pasar. Pemerintah hanya memonitor saja. Read the rest of this entry »
Siapa Yang Berperan Menaikan Harga Pangan ?
August 17th, 2009Dapatkah Anda Memberikan Solusi Dr Apa Yg Telah Saya Ajukan Sbg Pertanyaan Sebelum Nya? Saya Mengharap Kan Jaw
August 16th, 2009Doa Tuk Indonesia Ku?
August 16th, 2009Tidakkah sakal, negeriku ? Muram dan liar
Negeri ombak
Laut yang diacuhkan musafir
karena tak tahu kapan badai keluar dari eraman
Negeri batu karang yang permai, kapal-kapal menjauhkan diri
Negeri burung-burung gagak
Yang bertelur dan bersarang di muara sungai
Unggas-unggas sebagai datang dan pergi
Tapi entah untuk apa
Nelayan-nelayan tak tahu
Aku impikan sebuah tambang laogam
Langit di atasnya menyemburkan asap
Dan menciptakan awan yang jenaka
Bagai di badut dalam sandiwara
Dengan cangklong besar dan ocehan
Batuk-batuk keras
Seorang wartawan bisa berkata : Indonesia
Adalahberita-berita yang ditulis
Dalam bahasa yang kacau
Dalam huruf-huruf yang coklat muda
Dan undur dari bacaan mata
Di manakah ia kausimpan dalam dokumntasi dunia ?
Kincir-kincir angin itu
Seperti sayap-sayap merpati yang penyap
Dan menyebarkan lelap ke mana-mana
Sebagai pupuk bagi udaranya
Lihat sungai-sungainya, hutan-hutannya dan sawah-sawahnya
Ratusan gerobag melintasi jembatan yang belum selesai kaubikin
Kota-kotanya bertempat di sudut belakang peta dunia
Negeri ular sawah
Negeri ilalang-ilalang liar yang memang dibiarkan tumbuh subur
Tumpukan jerami basah
Minyak tanahnya disimpan dalamkayu-kakyu api bertumpuk
Dan bisa kau jadikan itu sebagai api unggun
Untuk persta-pesta barbar
Indonesia adalah buku yang sedang dikarang
Untuk tidak dibaca dan untuk tidak diterbitkan
Di kantor penerimaan tenaga kerja
Orang-orang sebagai deretan gerbong kereta
Yang mengepulakan asap dan debu dari kaki dan keningnya
Dan mulutnya ternganga
Tatkala bencana mendamprat perutnya
Berapa hutangmu di bank ? Di kantor penenaman modal asing ?
Di dekat jembatantua
malaikat-malaikat yang celaka
Melagu panjang
Dan lagunya tidak berarti apa-apa
Dan akan pergi ke mana hewan-hewan malam yangterbang jauh
Akan menjenguk gua mana, akan berteduh di rimba raya mana ?
Ratusan gagak berisik menuju kota
Menjalin keribuan di alun-alun, di tiap tikungan jalan
Puluhan orang bergembira
Di atas bayangan mayat yang berjalan
Memasuki toko dan pasar
Di mana dipamerkan barang-barang kerajinan perak
Dan emas tiruan
Indonesia adalah kantor penampungan para penganggur
yang atapnya bocor dan administrasinya kacau
Dijaga oleh anjing-anjing yang malas dan mengantuk
Indonesia adalah sebuah kamus
Yang perbendaharaan kata-katanya ruwet
Dibolak-balik, digeletakkan, diambil lagi, dibaca, dibolak-balik
Sampai mata menjadi bengkak
Kata kerja, kata seru, kata bilangan, kata benda, kata ulang,
kata sifat
Kata sambung dan kata mejemuk masuk ke dalam mimpimu
Di mana kamus itu kau pergunakan di sekolah-sekolah dunia ?
Di manakah kamus itu kaujual di pasaran dunia ?
Berisik lagi, berisiklagi :
Gerbong-gerbong kereta
membawa penumpang yang penuh sesak
dan orang-orang itu pada memandang ke sorga
Dengan matanya yang putus asa dan berkilat :
Tuhanku, mengapa kaubiarkan ular-ular yang lapar ini
Melata di bumi merusaki hutan-hutan
Dan kebun-kebunmu yang indah permai
Mengapa kaubiarkan mereka ……….
Negeri ombak
Badai mengeram di teluk
Unggas-unggas bagai datang dan pergi
Tapi entah untuk apa
Nelayan-nelayan tak tahu Read the rest of this entry »
Apa Saja Komposisi Phonska Dalam Hitungan Persen?
August 16th, 2009N berapa persen
P berapa persen
dan K kalium persen
apa pengganti pupuk lam yan bisa kita pakai Read the rest of this entry »
Akar Dari Segala Kejahatan Adalah “cinta Uang”.
August 14th, 2009Uang adalah salah satu berkat Tuhan yg paling banyak disalah gunakan.banyak org yg jatuh kedlm dosa karena Uang,Banyak masalah terjadi bila kita mencintai uang lebih daripada Tuhan dan sesamanya.(Uang itu seperti pupuk,bila anda menimbunnya ,itu akan berbau,bila anda menyebarnya,itu akan tumbuh.)setujukah anda dgn kata2 ini.? Read the rest of this entry »
Bagaimana Jika Sampah Jakarta Di Jadikan Oleh Oleh Untuk Turis Lokal Dan Manca Negara ?
August 13th, 2009Untuk Aparat Pemkab/pemkot Dan Pemprov!?
August 11th, 2009Kotoran sapi bisa dibuat kompos (pupuk organik), juga bisa diolah menjadi energi biogas. Bahkan di Indonesia ada yang membuat batu bata dari kotoran sapi (http://www.detiknews.com/read/2009/07/15…
Yang aq tanya, bagaimana kalau kotoran manusia diperlakukan sama seperti kotoran sapi; sudah adakah eksperimen ilmiahnya?
Kan lebih banyak manusia daripada ternak di Indonesia (FYI, kita selalu impor sapi dan susu sejak jauh sebelum reformasi). Jadi, kalau kita mengolah kotoran manusia Indonesia yang seabrek itu jadi organic fertilizer, biogas energy, atau batu bata sekalipun, rasa-rasanya MDGs semakin dekat dengan impian deh.
Pertanyaan berikutnya: Bagaimana keekonomian (feasibility) pengolahan kotoran manusia ini? Kalau feasible, jadikan saja program SBY-Boediono daripada bikin Blue Energy yang khayalan itu!
Setujukah Anda Bila Daerah Pertanian (khusus Padi) Di Jadikan Rice Estate ?
August 2nd, 2009Mengingat daerah pertanian (sawah) makin berkurang krn org-2 berduit membangun pabrik, perumahan (Real Estate).
Dengan dibuatnya rice estate mk semua tanah petani dilebur jd satu d dibuatkan sertifikat bersama yg mencantumkan jumlah luas lahan sebelum dilebur (mis. 100 m2 1t 1000 m2 dll).
Dibentuk koperasi petani yg ditangani secara profesionalisme d dibawah naungan Dirjen Koperasi, Pertanian , Pertanahan, Forum tani, HKTI, dll.
Sehingga petani yg tidak mampu bisa terangkat, sebagai contoh petani yg tdk mampu beli pupuk g usah khawatir krn pemupukan dilakukan sistimatis.
Bagaimana kah bila tanah tersebut mau dijual ?
Bisa, karena bersertifikat yg di jamin oleh BPN, hanya peruntukannya tidak bisa di ubah.
Bagaimana penghasilan petani ?
Setiap bulan mendapatkan hasil sesuai dengan luas lahan yg berada didalam RICE ESTATE tsb.
Karena penanamannya memakai sistim bertahap rolling, shg setiap bulan ada panen yg didapat.
Lebih mudah dalam pemberantasan hama, karena penyemprotan anti hama secara sekaligus.
Demikianlah pemikiran dari saya.
Search :